Seiring dengan tingginya intensitas penggunaan alat berat, maka tidak heran bila kerusakan alat berat kerap terjadi. Baik kerusakan kecil maupun besar, keduanya perlu mendapatkan penanganan serius agar performa mesin alat berat tetap terjaga dengan optimal.
Sebagus apapun produk maupun merek yang digunakan, kerusakan tidak bisa dihindarkan bila tidak diimbangi dengan perawatan secara berkala (maintenance).
Merupakan kegaitan yang digunakan untuk merawat sebuah alat demi mencegah timbulnya kerusakan abnormal sehingga alat tersebut bisa digunakan sesuai dengan umu ryang direkomendasikan pabrik.
Ada 5 tujuan mengapa pentingnya melakukan maintenance alat berat di tambang!
Best Performance
Pengecekan ini dilakukan sebelum dan sesudah alat tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan. Tujuannya adalah menjaga agar suatu alat berat selalu dalam keadaan dan kondisi yang prima serta berdaya guna mekanis paling baik.
Reduce Repair Cost
Mencegah kerusakan artinya mencegah perbaikan yang secara otomatis akan mengurangi biaya perbaikan alat sehingga lebih hemat.
High Availability
Menjaga agar alat berat selalu dalam keadaan siap pakai dan memiliki daya guna fisik yang tinggi.
Condition Base Maintenance (CBM)
Condition Base Maintenance (CBM) dilakukan apabila ada indikaor yang mengalami kerusakan. Indikator yang dimaksud disini adalah indikator yang terdapat pada mesin. Dengan menerapkan CBM ini tentu kerusakan yang terjadi dapat ditemukan sehingga perawatan dapat dilakukan.
Jadwal Overhaul
Dalam melakukan perawatan terhadap alat berat juga diperlukan jadwal overhaul berdasarkan dengan komponen alat. Adapun jenis overhaul antara lain final drive overhaul, engine overhaul, general overhaul, dan juga transmission overhaul. Dengan mengetahui jenis dari overhaul tersebut tentu memudahkan dalam menentukan jadwal overhaul nantinya.