HomePerkembangan Teknologi Survey Pemetaan Tambang, Dulu Hingga SekarangEdukasiPerkembangan Teknologi Survey Pemetaan Tambang, Dulu Hingga Sekarang

Perkembangan Teknologi Survey Pemetaan Tambang, Dulu Hingga Sekarang

Hi Sobat Minba!

Kegiatan survei pemetaan dalam kegiatan pertambangan memegang peranan penting, diantaranya untuk perhitungan sumberdaya dan cadangan, penentuan metode penambangan, perizinan, hingga pemantauan berkala.

Sejak dulu telah banyak alat yang dapat digunakan untuk pemetaan tambang, namun alat-alat yang digunakan saat ini terus berkembang dan semakin canggih.

Lalu, alat-alat apa saja yang biasanya digunakan dalam survei pemetaan sejak dulu hingga sekarang?

Kegiatan survei pemetaan dalam kegiatan pertambangan memegang peranan penting, diantaranya untuk perhitungan sumberdaya dan cadangan, penentuan metode penambangan, perizinan, hingga pemantauan berkala.

Sejak dulu telah banyak alat yang dapat digunakan untuk pemetaan tambang, namun alat-alat yang digunakan saat ini terus berkembang dan semakin canggih.

Lalu, alat-alat apa saja yang biasanya digunakan dalam survei pemetaan sejak dulu hingga sekarang?

THEODOLITE

Theodolit merupakan salah satu alat ukur tanah yang digunakan untuk mengukur sudut mendatar (horizontal) dan sudut tegak (vertikal). Sudut yang dibaca bisa sampai pada satuan sekon (detik). Dalam pemetaan, hasil survei menggunakan Theodolite perlu diolah terlebih dahulu agar diperoleh data elevasi, jarak, dan koordinat. Theodolit sering digunakan dalam pengukuran polygon, pemetaan situasi maupun pengamatan matahari.

TOTAL STATION (TS)

Alat untuk mengukur sudut dan jarak dari alat ke titik yang diamati. Total Station dilengkapi dengan Electronic Distance Meter (EDM), alat ini dapat digunakan untuk menghitung jarak datar, koordinat, dan beda tinggi secara langsung tanpa perlu pengolahan data.

ROBOTIC TOTAL STATION (RTS)

Memiliki fungsi yang sama dengan Total Station biasa, namun RTS bisa dioperasikan secara otomatis dengan menggunakan computer. Sehingga bisa digunakan untuk melakukan monitoring secara berkelanjutan hingga 24 jam non-stop.

GLOBALNAVIGATION SATELLITE SYSTEM (GNSS)

GNSS merupakan perkembangan sistem navigasi berbasis satelit. GNSS tebagi atas 2 jenis, yaitu:

  1. Absolut : tidak menggunakan stasiun rover
  2. Differential : memetlukan stasiun rover untuk survei

TERRESTRIAL LASER SCANNER

Pemetaan dengan Teknik penembakan laser 360° dan akan membaca apapun yang dilalui oleh gelombang lasernya. Outpunya mencapai 1juta titik/detik.

DRONE

Teknologi ini membawa sensor LiDAR dan sensor foto yang diterbangkan untuk merekan atau menangkap objek yang dilaluinya dalam betuk image.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *