{"id":1521,"date":"2023-02-17T09:53:59","date_gmt":"2023-02-17T02:53:59","guid":{"rendered":"https:\/\/teknominerba.com\/?p=1521"},"modified":"2023-02-17T09:53:59","modified_gmt":"2023-02-17T02:53:59","slug":"kalah-di-wto-ri-bakal-buka-keran-ekspor-nikel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/teknominerba.com\/en\/kalah-di-wto-ri-bakal-buka-keran-ekspor-nikel\/","title":{"rendered":"KALAH DI WTO, RI BAKAL BUKA KERAN EKSPOR NIKEL?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Indonesia telah dinyatakan kalah dalam gugatan pertama yang diajukan Uni Eropa di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) terkait pelarangan ekspor bijih nikel yang diberlakukan pada 2020.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemerintah melarang ekspor bijih nikel per 1 Januari 2020 dengan mengeluarkan Peraturan Menteri (Permen) ESDM nomor 11 tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri ESDM Nomor 25 Tahun 2018 tentang Pengusahaan Pertambangan Mineral dan Batubara. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, meskipun kalah, Presiden RI Joko Widodo menyebutkan untuk tidak takut dan tidak mundur menghadapi kekalahan gugatan Uni Eropa di WTO itu.<\/span><\/p>\n<h3><strong>Apa alasan Uni Eropa Menggugat Indonesia?<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kebijakan yang dikeluarkan RI tersebut memicu protes dari Uni Eropa karena menganggap larangan ekspor nikel mengganggu produktivitas industri stainless steel mereka yang melibatkan 30 ribu pekerja langsung dan 200 ribu pekerja tidak langsung sehingga mereka menggugat Indonesia ke World Trade Organization (WTO). Adapun, akhirnya kemarin (22\/11\/2022) RI diputuskan kalah dalam gugatan tersebut.<\/span><\/p>\n<p><b>Putusan tersebut\u00a0 <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">menyatakan Indonesia melanggar ketentuan perdagangan internasional dengan kebijakan larangan ekspor dan hilirisasi bijih nikel dalam negeri yang tercatat dalam sengketa DS 592.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pembelaan yang dilakukan pemerintah indonesia lewat ketentuan Pasal XI.2 (a) dan XX (d) GATT 1994 berkaitan dengan <\/span><b>keterbatasan jumlah cadangan nikel nasional dan pelaksanaan Good Mining Practice<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> tidak dapat dijustifikasi.<\/span><\/p>\n<h3><b>Apakah ini berarti keran ekspor Nikel bakal dibuka kembali?<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemerintah berpandangan keputusan panel belum memiliki kekuatan hukum tetap. Oleh karena itu, indonesia saat ini tidak perlu mencabut larangan ekspor sebelum keputusan sengketa diadopsi Dispute Settlement Body (DSB).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terkait potensi keran ekspor bijih nikel akan dibuka Kembali, Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) memberi saran kepada pemerintah Indonesia agar tetap bisa mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki untuk kemajuan industri dalam negeri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201dPemerintah harus mengamankan rantai pasok bijih nikel terhadap industri yang telah dan akan tumbuh, yakni pabrik peleburan (smelter) dan pemurnian (refinery).\u201d<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Indonesia telah dinyatakan kalah dalam gugatan pertama yang diajukan Uni Eropa di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) terkait pelarangan ekspor bijih nikel yang [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":1522,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-1521","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"jetpack_featured_media_url":"","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/teknominerba.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1521","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/teknominerba.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/teknominerba.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/teknominerba.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/teknominerba.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1521"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/teknominerba.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1521\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/teknominerba.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1521"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/teknominerba.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1521"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/teknominerba.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1521"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}