{"id":1580,"date":"2023-03-13T14:34:20","date_gmt":"2023-03-13T07:34:20","guid":{"rendered":"https:\/\/teknominerba.com\/?p=1580"},"modified":"2023-03-13T14:34:20","modified_gmt":"2023-03-13T07:34:20","slug":"bagaimana-cara-kerja-flotasi-pada-pengolahan-mineral","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/teknominerba.com\/en\/bagaimana-cara-kerja-flotasi-pada-pengolahan-mineral\/","title":{"rendered":"BAGAIMANA CARA KERJA FLOTASI PADA PENGOLAHAN MINERAL ?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kehidupan manusia tidak lepas dari bahan galian mulai dari rumah, peralatan dapur, kendaraan dan alat elektronik semuanya berasal dari bahan galian. Agar dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku industri, bahan galian tersebut terlebih dahulu harus melalui proses pengolahan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengolahan bahan galian (ore dressing) adalah suatu proses pengolahan bijih (ore) secara mekanik sehingga mineral berharga dapat dipisahkan dari mineral pengotornya berdasarkan sifat fisika atau sifat kimia-fisika permukaan minreral.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Flotation<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">merupakan suatu cara konsentrasi kimia fisika untuk memisahkan mineral berharga dengan mendasarkan atas sifat permukaan mineral yaitu suka atau tidaknya terhadap udara. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara spesifik pemisahan ini disebut froth flotation atau flotasi buih. Media pemisahnya air dan gelembung udara. Secara physico-chemical yang memanfaatkan perbedaan sifat permukaan antara mineral berharga dan mineral pengotor.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Flotasi dilakukan dengan media air sehingga terdapat tiga fase, yaitu :<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><b>Fase Padat<\/b><\/li>\n<li><b>Fase Cair<\/b><\/li>\n<li><b>Fase Gas<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Flotability adalah sifat kimia dari mineral yaitu kemampuan mengapung mineral yang tergantung pada suka tidaknya terhadap udara. Secara umum terdapat dua jenis mineral, yaitu :<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Polar (aerophobic\/hydrophilic), yaitu mineral yang bersifat tidak suka dengan udara tetapi suka dengan air<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Non-Polar (aerophilic\/hydrophobic), yaitu mineral yang bersifat suka dengan udara tetapi tidak suka dengan air.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><b>Prinsip Kerja Flotasi<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Umpan yang akan diolah berupa\u00a0<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">pulp\u00a0<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau lumpur dimasukkan ke dalam tangki atau sel flotasi. Tangki dilengkapi dengan agitator atau pengaduk yang terintegrasi dengan pipa untuk menginjeksikan udara, sehingga timbul gelembung udara di dalam\u00a0<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">pulp.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0Mineral yang bersifat hidrofobik akan menempel pada gelembung udara kemudian terangkat menuju permukaan menjadi buih (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">mineralised froth<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">), sedangkan mineral hidrofilik tetap tinggal di dalam\u00a0<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">pulp<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam memaksimalkan kerjanya, terdapat 3 macam reagen yang bersifat mengubah sifat permukaan mineral dan tidak mengubah sifat kimia mineralnya, yaitu :\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Collector\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Reagen ini berguna untuk memunculkan sifat suka terhadap udara, contohnya xanthates, aerophlat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Modifier\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Reagen ini berguna untuk mengintensifkan kerja dari collector. Jenis modifier ini seperti pengatur pH, activator dan depresan, contohnya NaOH.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Frother<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Reagen ini berguna untuk menstabilkan gelembung udara dan agitator hingga permukaan air, contohnya methylamyalcohol, methyl isobutyl carbinol.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kehidupan manusia tidak lepas dari bahan galian mulai dari rumah, peralatan dapur, kendaraan dan alat elektronik semuanya berasal dari bahan galian. Agar [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":1581,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-1580","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-edukasi"],"jetpack_featured_media_url":"","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/teknominerba.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1580","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/teknominerba.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/teknominerba.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/teknominerba.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/teknominerba.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1580"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/teknominerba.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1580\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/teknominerba.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1580"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/teknominerba.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1580"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/teknominerba.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1580"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}