Sobat Tekno yang dari Jakarta absen dong di kolom komen, kali ini minba mau share fakta menarik seputar lambang api monas yang berlapis emas 72kg, ternyata emasnya dari tambang desa kecil di bengkulu! Cari tau yuk dengan baca artikel dibawah ini! Scroll sampai bawah ya..
Jika Paris punya Eiffel Tower, Amerika punya Patung Liberty, dan Italy punya Menara Pisa, Maka Indonesia turut bangga dengan adanya Monumen Nasional/Monas.
Kalian tau ga sih kalau simbol api di puncak monas itu terbuat dari perunggu yang dilapisi emas hingga 72 kg. sudah tau belum emasnya berasal dari tambang mana?
Jawabannya adalah dari bengkulu, bahkan sejarah pun mencatat, emas di puncak Tugu Monumen Nasional (Monas) di Jakarta yang dibangun pada tanggal 17 Agustus 1961 atas perintah Presiden Soekarno itu pun berasal dari Provinsi Bengkulu lho, tepatnya berasal dari Desa Lebong Tandai, Kecamatan Napal Putih Kabupaten Bengkulu Utara yang dulunya merupakan basis pertambangan emas di jaman kolonial Belanda.
Hal ini berdasarkan dari hasil penelitian sebelumnya pada tahun 2005 lalu, yang dilakukan PT. Perisai Prima Utama dan PT. Berrick Service Internasional dari Australia menyebutkan lokasi adanya potensi tambang emas ini, mencakup empat kabupaten yakni terdiri dari Kabupaten Seluma, Kabupaten Bengkulu Selatan, Kabupaten Kaur hingga Kabupaten Empat Lawang Provinsi Sumatera Selatan, dengan luas mencapai 240.000 hektare.
Saat ini, sudah tidak ada aktivitas menambang dalam skala besar. Tinggal penambang kecil yang masih melakukannya, itupun dengan cara menambang yang sederhana.
Yang menarik, traveler bisa melihat sisa-sisa kemegahan desa penambang emas ini. Di mana kawasan penambang emas identik dengan kemewahan. Pada masanya, desa ini memiliki tempat biliard, sampai gedung bioskop. Menarik bukan?
Selain itu, kini desa itu terpuruk dengan terputusnya akses transportasi. Warga yang dahulu menjadi saksi bagaimana kekayaan tanah mereka diangkut ke tempat lain, kini terisolasi. Mereka, menurut Asmadi, berharap kenangan akan asal-usul emas di Tugu Monas membuat pemerintah tergerak dan akses ke Lebong Tandai diperbaiki.