Bahan peledak pada umumnya terbuat dari campuran senyawa-senyawa yang mengandung 4 unsur utama yaitu C, H, N dan O yang disusun sebaik mungkin untuk menghasilkan reaksi peledakan yang optimal.
Dalam perakitan suatu bahan peledak penting untuk memperhatikan komposisi yang sesuai dengan keseimbangan oksigen agar gas beracun yang ditimbulkan oleh reaksi peledakan sangat kecil dan penggunaan bahan peledak dapat efisien.
Berikut jenis-jenis kesetimbangan oksigen yang bisa terjadi dalam suatu peledakan.
Zero Oxygen Balance (ZOB)
3NH4NO3 + CH2 → 7H2O + CO2 + 3N2
Jumlah oksigen yang terdapat dalam bahan peledak apabila bereaksi hanya cukup untuk membentuk smoke (N2O2, CO2, N2) yang tidak beracun.
Negative Oxygen Balance (NOB)
2NH4NO3 + CH2 → 5H2O + CO + 2N2
Terjadi kekurangan oksigen dalam bahan peledak yang bisa menghasilkan gas CO yang beracun.
Positive Oxygen Balance (POB)
5NH4NO3 + CH2 → 11H2O + CO2 + 4N2 + 2NO
Kelebihan oksigen dalam bahan peledak yang bisa menghasilkan gas NO yang beracun.
Dalam hal ini, untuk mendapatkan reaksi yang seimbang diperlukan formulasi bahan peledak dengan nilai kesetimbangan oksigen sama dengan nol atau mendekati nol sehingga dapat melepaskan energi maksimum. Kondisi yang diharapkan ini yang disebut dengan kondisi Zero Oxygen Balance yang tidak menimbulkan gas beracun.