Keberhasilan operasi tambang tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sumber daya mineral, tetapi juga oleh pemahaman yang tepat tentang karakteristik geologi dan mekanika batuan di lokasi tambang.
Inilah mengapa geoteknik tambang sangat penting untuk memastikan keamanan, efisiensi, dan keberlanjutan operasi tambang yang bertanggung jawab secara lingkungan.
Geoteknik adalah bidang kajian rekayasa kebumian yang berkonsentrasi pada aplikasi teknologi teknik sipil untuk konstruksi yang melibatkan material alam dan terdapat pada atau dekat permukaan bumi.
Keterlibatan ilmu sains dalam bidang geoteknik adalah karena dalam aplikasinya adalah untuk mengungkap: bagaimana sesuatu yang ada di bumi ini terbentuk dan ilmu rekayasaa yang menentukan bagaimana cara merancang atau mengubah bentuk sesuatu yang ada di bumi.
Peran Geoteknik di Pertambangan
Geoteknik tambang adalah aplikasi dari rekayasa geoteknik pada kegiatan tambang terbuka Aplikasi geoteknik melibatkan disiplin ilmu Mekanika Tanah, Mekanika Batuan, Geologi, dan Hidrogeologi
Peranan geoteknik dalam perancangan tambang ialah melakukan “pendekatan” kepada kondisi massa tanah /batuan menggunakan teknik-teknik dan instrumeninstrumen yang tersedia dalam rekayasa geoteknik
Teknik dan instrumen yang dimaksud ialah yang tercakup dalam suatu program penyelidikan geoteknik yang lengkap, terpadu, tepat manfaat dan tepat sasaran.
Problem Geoteknik yang ada di Pertambangan
- Lereng Penambangan Runtuh
Efeknya : Produksi terganggu/terhenti, berpotensi adanya korban
- Jalan Tambang Longsor
Efeknya : Pengangkutan terganggu/terhenti sehingga produksi ikut terganggu
- Gangguan Air Tambang
Efeknya : Penggalian dapat terganggu
Pentingya geoteknik dalam pertambangan adalah untuk merancang suatu tambang, baik tambang terbuka maupun tambang bawah tanah dengan memastikan keamanan, keberhasilan dan keberlanjutan operasi tambang denganmembuat suatu rancangan yang aman dan ekonomis.