Belum lama ini, para ilmuwan China menemukan logam baru yang dinamakan niobaotite.Hmm, kira-kira logam ini bakal bahaya engga yaa buat Kesehatan kita? Atau justru malah bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari?
Ingin tahu lebih lanjut? Cek artikel dibawah ini ya!
Belum lama ini, para ilmuwan China menemukan logam baru yang dinamakan niobaotite. Dalam niobaotite, terdapat unsur logam niobium yang memiliki berbagai kegunaan, salah satunya sebagai bahan campuran dalam berbagai jenis logam, termasuk dalam pembuatan antikarat di industri. Meskipun begitu, muncul pertanyaan apakah logam niobium membawa risiko kesehatan bagi manusia atau tidak. Berikut adalah penjelasan rinci mengenai hal tersebut.
Lalu, apakah logam tersebut berbahaya bagi kesehatan manusia?
Menurut informasi dari PubChem, lembaga United States National Library of Medicine, diketahui bahwa niobium berpotensi menyebabkan iritasi pada kulit. Meskipun demikian, paparan niobium dianggap relatif tidak beracun dan tidak membahayakan kesehatan manusia. Berdasarkan laporan Critical Mineral Resources of the United States (2017), paparan unsur langka ini juga tidak membahayakan kesehatan manusia karena sifat dasarnya mirip dengan unsur tantalum. Tantalum adalah unsur yang sering ditemukan bersama niobium dalam mineral-mineral alam lainnya.
Sementara sifat biologis niobium masih memiliki keterbatasan informasi, namun mirip dengan unsur tantalum. Niobium dan tantalum sering ditemukan bersamaan dalam mineral-mineral alam. Niobium, seperti halnya tantalum, tidak bereaksi secara biologis. Dr. Sulaksana, seorang ahli metalurgi dan dosen di Universitas Gunadarma, menyatakan bahwa paparan niobium dalam kondisi normal cenderung tidak berbahaya bagi tubuh manusia dan tidak diketahui memiliki dampak negatif kesehatan yang signifikan.
Namun, informasi mengenai sifat biologis niobium saat ini masih terbatas. Meskipun begitu, seperti halnya unsur tantalum, niobium cenderung tidak bereaksi secara biologis, dan paparan unsur ini cenderung dikeluarkan dari tubuh melalui sistem ekskresi. Dr. Sulaksana, seorang ahli metalurgi dan dosen di Universitas Gunadarma, menyatakan bahwa paparan niobium dalam kondisi normal cenderung tidak menimbulkan dampak negatif dan tidak berbahaya bagi kesehatan manusia. Meski begitu, faktor-faktor lain seperti bentuk, durasi, dan dosis paparan dapat memengaruhi dampaknya.
Lalu, bagaimana cara mengatasinya?
Untuk mengantisipasinya, dapat dilakukan dengan penanganan yang sesuai dengan pedoman penggunaan bahan kimia tetap diperlukan untuk mencegah potensi risiko terhadap kesehatan manusia. Dengan demikian, sekarang Anda sudah mengetahui apakah logam niobium dapat membahayakan kesehatan manusia atau tidak. Niobium, sebuah unsur yang memiliki berbagai manfaat, terutama sebagai bahan campuran dalam berbagai jenis paduan logam, termasuk dalam industri pembuatan antikarat. Meskipun niobium sering digunakan, muncul pertanyaan apakah penggunaannya dapat menimbulkan risiko paparan berbahaya bagi kesehatan manusia. Namun, niobium sendiri tidak dianggap berbahaya bagi kesehatan.