HomeMETODE DEWATERING PADA PENGOLAHAN MINERAL, GIMANA CARA KERJANYA?EdukasiMETODE DEWATERING PADA PENGOLAHAN MINERAL, GIMANA CARA KERJANYA?

METODE DEWATERING PADA PENGOLAHAN MINERAL, GIMANA CARA KERJANYA?

Pengolahan mineral adalah suatu proses pengolahan bijih besi (ore) secara mekanik hingga mineral berharga dapat dipisahkan dari mineral pengotor dengan berdasarkan sifat fluida atau sifat kimia fisika permukaan mineral.

Hasil dari konsentrasi dapat berupa konsentrat dan tailing. Apabila konsemtrasi dilakukan menggunakan cara basah, maka hasil akan banyak mengandung air. Untuk mengurangi kandungan air tersebut perlu dilakukan dewatering, 

Gimana sih cara kerjanya?

Dewatering

merupakan proses pemisahan antara cairan dengan padatan dari suatu pulp. Proses pemisahan ini tidak dapat dilakukan sekaligus tetapi harus secara bertahap yang terdiri dari 3 tahapan, yaitu :

  1. Thickening
  2. Filtration
  3. Drying

Kita bahas satu-satu yuk, simak ya!!

1. Thickening

Tahapan pertama dari dewatering dengan  berdasarkan pada kecepatan mengendap partikel dalam suatu pulp  sehingga solid factor yang dicapai adalah satu (%solid = 50 %). Mekanisme kerjanya dimulai dari Konsentrat yang berupa lumpur dimasukkan ke dalam bejana bulat. Bagian yang pekat mengendap ke bawah disebut underflow, sedangkan bagian yang encer atau airnya mengalir di bagian atas disebut overflow. Kedua produk itu dikeluarkan secara terus menerus (continuous)

Tahapan-Tahapan Thickening :

  1. Flocculating
  2. Sedimentation
  3. Compaction
  4. Elemination

2. Filtration

Tahapan kedua dari dewatering dengan proses pemisahan antara padatan dan cairan dengan jalan menyaring (dengan filter) sehingga didapatkan solid factor yang dicapai adalah empat (%solid = 80%). Mekanisme kerjanya bila material ditampung dalam suatu filter maka material tersebut akan tetap berada di atas filter (tertahan filter) sedangkan air (cairan) akan lolos meninggalkan filter. Lolosnya air ini disebabkan adanya gaya dorong. Gaya dorong ini dapat berupa gaya gravitasi, gaya tekan dan gaya sentrifugal.

3. Drying

Tahapan ketiga dari dewatering dengan proses untuk mengeluarkan seluruh kandungan air dari padatan yang berasal dari konsentrat dengan cara pemanasan/penguapan sehingga didapatkan %solid = 100%. Proses dari drying ini menggunakan alat dengan berbagai macam metode, diantaranya :

  1. Flash Drying

Proses drying dengan menggunakan nyala api.

  1. Rotary Drying

Proses drying dengan cara memutar material terus menerus pada silinder yang ada aliran gas panasnya.

  1. Rubble Hearth Drying

Proses drying dengan cara memutar secara mekanik di atas material pada “horizontal hearth” yang ada aliran gas panasnya.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *